Menjadi Bahagia itu Mudah


 Menjadi Bahagia

By: Desi Ulvia

Apa yang membuat mu bahagia? 

Menikmati secangkir teh hangat di pagi hari bersama orang yang kau cintai, atau menikmati sunrise seorang diri? 

Menari bersama hujan atau mendapatkan notifikasi dari orang terkasih? 

Sejauh ini, hidup teramat singkat jika dipikirkan, apalagi harus memikirkan bagaimana dan apa selanjutnya.

konyol sekali, harusnya kau bisa lakukan apa saja yang membuatmu bahagia. Ya lakukan apapun itu.


    Siang ini, aku duduk di sebuah kedai kopi favorit ku, meskipun aku sudah tidak bisa minum kopi lagi, karena lambung ku sudah terlalu manja tapi aku masih bisa minum teh atau madu hangat dengan sedikit perasan lemon, hal tersebut tidak mengurangi kebahagian ku. Kadang manusia lucu ya, suka sekali menyekat kebahagian, padahal tolak ukur bahagia itu bukan tentang apa yang kita miliki melainkan apa yang kita syukuri hari ini. 

    Coba deh, sesekali kamu datang ke tempat-tempat yang bisa bikin kamu sadar, bahwa sebenarnya kamu itu beruntung. Sesekali coba lihat mereka yang mungkin tidak memiliki apa yang kamu miliki saat ini. Baiknya, kamu meluangkan waktumu di akhir pekan untuk mengunjungi salah satu panti asuhan yang ada di kota mu. 

    Lihat! ada banyak anak yang tidak memiliki orang tua, tidak seperti kamu. Kamu masih memiliki orang tua dan juga keluarga yang utuh. Tapi apakah itu membuat mereka merasa tidak bahagia, kerena hidup mereka tidak sama dengan orang lain? tentu saja tidak. Anak-anak itu tersenyum dengan riang, tetap bermain dengan bahagia, bahkan mereka punya mimpi dan cita-cita yang luar biasa. 

    Kau tau, menjadi bahagia itu mudah dan juga gratis. Yang harus kamu lakukan adalah berdamai dengan dirimu sendiri. Aku tidak ingin mengajak mu untuk bersikap "bodo amat" terhadap dirimu sendiri supaya kamu bahagia, bukan itu yang ku maksud. Tapi yang aku maksudkan di sini adalah kamu sudah bisa memulaikan dengan menerima dirimu sendiri dengan cara berpikir positif disetiap waktu, menciptakan rasa syukur lebih besar dari biasanya, lebih percaya diri dan mencintai dirimu sendiri. Kamu tetap harus  berpikir untuk meraih mimpi dan keinginanmu yang lainnya, tapi sebelum kamu melakukan hal yang besar ada baiknya memperhatikan hal-hal kecil yang kamu miliki saat ini.

    Di kehidupan selanjutnya, kamu harus lebih bahagia, lebih harus bersyukur dan love yourself, karena kamu Tuhan selalu menyayangimu. Bahagia itu mudah juga gratis. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Time, Priority and Focus

Berhenti dan Pulang