HUJAN KELABU 
Karya: Desi Ulvia 

Kau kuras habis air mataku 
Tak tersisa meski setetes pun 
Katamu, Izinkan aku meneguk semua kepedihan itu
Biar ku benamkan hatiku dalam pilumu

Lalu kita berjumpa lagi, pada dimensi yang berbeda 
Kulihat netra mu di kulum oleh kepedihan sepanjang masa 
Tak ada lagi rona jingga keemasan itu 
Yang tersisa hanya gemercik hujan kelabu

Sungguh, betapapun ku teguk semua pilumu 
Tetapi kau tak kunjung sembuh 
Sungguh, betapapun ku lahap habis lukamu 
Tetapi kau tak kunjung bahagia di sisiku 
Kau resapi semua kepedihan yang menemanimu sepanjang waktu 
seakan kepahitan itu adalah abdi setiamu. 


Aceh, 2 Februari 2022


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Time, Priority and Focus

Berhenti dan Pulang